RSS

~ Assalamualaikum.. Hati.. Jiwa..~


Assalamualaikum.. Hati
benar… lama kita tidak bicara
mungkin saja engkau membisu
dengan rajuk yang panjang.
Assalamualaikum.. Jiwa
maaf… kerana meninggalkanmu tanpa pamitan
mungkin saja kini engkau semakin dingin
tenggelam dalam rasa yang tak tersentuh.
Assalamualaikum.. Hati.. Jiwa
izinkan aku menyentuh kembali
nuranimu yang paling dalam
agar kembali dapat kukenal
siapa aku yang telah hilang.
Assalamualaikum..
Hati
Jiwa
izinkan aku kembali
menjadi tetamu kalian.

~ Qasih Murni ~

 
Leave a comment

Posted by on February 12, 2017 in Tinta Kata

 

~ Seandainya ~

Andainya dikau ingin mencariku
carilah di antara puisi-puisiku.

Andainya dikau ingin
menyentuh kalbuku
selamilah… fahamilah
bait-bait itu
yang kulakarkan
bertintakan jiwaku.

Dan seandainya
ingin kau lamar hati ini
menjadi bidadarimu
hamparkan tulusmu
dalam kasih-Nya
lalu pimpinlah
genggam eratlah
tangan ini
menuju Jannah-Nya
dalam reda-Nya.

~ Qasih Murni ~
 
Leave a comment

Posted by on July 30, 2016 in Tinta Kata

 

~ DiAm ~

Pada satu titik

diam itu

lebih memberi erti

tentang empati dan simpati

kerana keduanya

tak perlukan kata

untuk berbicara

tentang rasa

cukup diam itu lebih mengerti

tentang bahasa mata

yang tak perlukan

sebarang suara.

~ Qasih Murni ~

 
Leave a comment

Posted by on May 10, 2015 in Uncategorized

 

~ Muhasabah : Mengenal Diri… ~

Screen shot 2015-01-01 at 4.37.21 PM

Mengintai dari cermin tingkap

menumpang teduh

tatkala gerimis membasahi bumi

tika sarat awan bergenang rintik

luruhnya membasuh segala noda dan dosa.

~ Qasih Murni ~

 
Leave a comment

Posted by on January 1, 2015 in Tinta Kata

 

~ Diam Berbicara ~

Derap langkah satu-persatu

perjalanan menguji rasa

mencabar kesabaran

namun diam bukan menyerah

juga bukan pasrah

diam menyedia ruang

agar tutur tidak mendahului bicara

langkah diatur tersusun rentak

kerana akal memimpin tindak.

~ Qasih Murni ~

 
Leave a comment

Posted by on September 23, 2014 in Uncategorized

 

~ Yang Tertinggal ~

Dalam hingar
kebisuan kian lantang bersuara
memenuhi segenap dinding dan ruang
memenjarakan senyuman
dalam satu ruang tak berwarna
hanya terhias putih pada pandangan
namun penuh kekosongan
setiap nafas, setiap langkah
kaku dalam detik waktu
yang kian pantas berdetak
yang masih tertinggal
hanya sebuah pengharapan
dan satu doa…

~ Qasih Murni ~

 
Leave a comment

Posted by on December 20, 2013 in Tinta Kata

 

~ MaWaR ~

Mawar itu
merah kelopaknya
hadir dalam kasih dan rindu.

Mawar itu
yang putihnya tergenggam
dalam dakapan keikhlasan
menghamparkan wangian
aroma penuh ketulusan
terkadang mentafsirnya
dalam sendu yang tidak berwarna
terkafan dalam sunyi
yang tiada bertanda.

Mawar itu
yang warna-warnanya adalah lambang
setiap keinginan dan angan
terkadang, tatkala durinya
tertusuk rasa tertikam sanubari
merah yang menitis pada helai kelopaknya
memanjat sedar dan menggetar nyata.

Mawar itu
tafsirnya..
bukan hanya memberi nafas
tapi memaknakan hayat
bagi yang tahu menilai.

~ Qasih Murni ~

 
Leave a comment

Posted by on June 8, 2012 in Puisi Qasih, Tinta Kata